Kamis 14 Oktober 2010, hari yang ditunggu-tunggu tiba juga. Hari dimana akan terjadinya akad kredit di BTN cabang Ciputat.
Tadinya gw pikir akad ini akan terjadi di bulan Ramadhan. Ternyata tertunda karena ada satu hal baru yg dikeluarkan oleh pihak BTN. Yaitu perubahan Formulir A1 dan A2.
Sebenarnya formulir ini sudah gw isi dan gw setor ke developer beberapa hari setelah adanya keputusan tentang dikabulkannya permohonan kredit gw ke BTN di awal Ramadhan lalu.
Disaat sedang menunggu jadwal hari penandatanganan akad kredit tiba-yg katanya sebelum lebaran- ternyata bukan info tentang hari tersebut yg gw terima dari developer malah adanya perubahan aturan baru dari BTN yg mewajibkan calon kreditur untuk mengisi ulang formulir A1 dan A2.
Perbedaan yg lama dan yg baru di formulir A1 dan A2 tersebut sebenarnya sedikit sekali. Yang sangat prinsip hanya di formulir A2 yaitu ada tambahan untuk para calon kreditur melampirkan copy SPT tahunannya.
Kalo sebelumnya, SPT tahunan tidak diminta dilampirkan-hanya copy NPWP, namun sekarang di peraturan baru para calon kreditur di minta untuk menyertainya.
Ini aturan bikin gw agak ribet. Perlu kreatifitas nih!... Wah! gak jadi hadiah lebaran nih !... Karena memang akibat dari aturan ini hari akad kredit jadi mundur habis lebaran. Karena banyak konsumen calon kreditur harus mengisi ulang formulir tersebut.
Gak perlu gw ceritain kreatifitas gw tentang SPT tahunan ini. Yang pasti gw sempat panik dan konsultasi terus menerus ke pihak depelover. Jangan sampe batal akad gara-gara SPT nih!
Begitu hari dan tanggal akad kredit di BTN Ciputat diberitakan oleh developer, gw sih dah siap dengan data yang mau diminta. Tapi justru pihak developer yg membisiki gw untuk tidak usah disertakan jika gak diminta. Yaaa weis lah!
Setelah setor uang untuk proses kredit sebesar 3 juta rupiah. Ternyata akad kredit lancar-lancar aja. Dan alhamdulillah, ternyata data lampirannya gak diminta. Penandatanganan akad kredit telah dilakukan oleh kakaknya My Smartkid di kantor BTN cabang Ciputat dengan aman dan selamat.
Sabtunya, tanggal 16 Oktober 2010 gw ambil tuh kunci rumah di kantor pemasaran. Setelah tanya ini itu, langsung meluncur ke lokasi.
Di depan rumah yg menjadi pilihan gw sekeluarga ini gw ijab kabul (serah terima kunci) ke kakaknya My Smartkid. Dan dengan mengucap Bismillahirrohmannirohim anak kunci diputar hingga pintu terbuka. Semua kita ngucapkan salam dan masuk ke dalam rumah kedua kita ini. Alhamdulillah. Akhirnya .....kesampean juga punya rumah ke-2.
Ini bukti gw ke keluarga bahwa kita (gw & istri) terus menerus ingin mewujudkan cita-cita kita dulu, yaitu ingin memiliki rumah sendiri. Walau selanjutnya akan dilimpahkan ke anak-anak kita.
Rumah ini memang perlu pembenahan lagi, nantilah gw pikirin caranya. Tapi yg pasti gw mesti siapin satu rumah lagi untuk anak-anak gw biar mereka semua kebagian dan nggak iri. Demi azas keadilan. Gw berdoa terus untuk niat yang satu ini. Amien.